Kampus Berwawasan Budaya Kemajapahitan

Share:
Kampus Berwawasan Budaya Kemajapahitan

Penobatan “Wijaya Kusuma” sebagai nama yayasan yang lahir pada 31 Mei 1980 dan nama universitas yang berdiri pada 19 Juni 1981 terinspirasi dari para pendiri untuk mengidolakan kejayaan Majapahit yang dironai keteladanan, keluhuran dan kesuksesan Raden Wijaya.

Pengidolaan tersebut mengkristal kedalam cita mewujudkan visi, misi dan tujuan Universitas Wijaya Kusuma Surabaya agar semakin bersinar, sejalan sesantinya anggung wimbuh linuwih yang bermakna tiada hari tanpa kemajuan.

Ciri utama ditandai dari bentuk dan warna lambang universitas berupa Candi Panataran berwarna hitam dan kuning emas. Wawasan lingkungan adalah salah satu ciri ilmiah pokok Universitas Wijaya Kusuma yang merupakan mata air lahir dan hadirnya tebaran pernak-pernik budaya yang tertata di berbagai sudut kampus, yaitu dibangunnya tetenger candi angka tahun penataran berupa 10 bangunan 4 dimensi sebanyak, 100 buah relief 2 dimensi, serta 300 buah foto dan gambar.

Nomor Rekor: 9396

Rekoris : Yayasan Wijaya Kusuma Pelaksanaan : Surabaya, 6 Januari 2020

Ditulis oleh Tim MURI

Kampus Berwawasan Budaya Kemajapahitan