Stasiun Pertama yang Menggunakan Panel Surya sebagai Tenaga Listrik

Share:
Stasiun Pertama yang Menggunakan Panel Surya sebagai Tenaga Listrik

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 4 Semarang kembali menorehkan inovasi di bidang energi baru dan terbarukan, yaitu penggunaan energi surya/matahari untuk menopang kebutuhan listrik di stasiun Batang. Hal ini merupakan kali pertama Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dengan sistem On Grid yang berfungsi mendukung operasional kebutuhan listrik stasiun.

Sistem On Grid buatan Negara Jerman merupakan teknologi baru yang mengkombinasikan sumber listrik yang dihasilkan PLN dan sumber listrik dari panel surya. Keduanya mampu menyuplai secara bergantian kebutuhan listrik dengan cuaca saat itu. Dengan kapasitas yang mencapai 6000 watt mampu dihasilkan dari panel surya ini, efisiensi biaya bisa ditekan hingga 50% di musim penghujan dan akan lebih besar di musim kemarau.

Pemasangan PLTS di Stasiun Batang dilakukan sebelum memasuki masa angkutan Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 (Nataru) yang dikerjakan selama 14 hari mulai dari perakitan 21 November 2019 hingga 4 Desember 2019 dan mulai di operasikan pada 6 Desember 2019.

Dari perawatan, PLTS relatif cukup mudah dan cepat sehingga menghemat tenaga perawatan, harapannya keberhasilan ini bisa menjadi stasiun percontohan untuk ke depan bisa diterapkan di stasiun-stasiun lainnya ataupun di perkantoran lain. Nomor Rekor: 9392

Rekoris : PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasional 4 Semarang
Pelaksanaan : Stasiun Tawang, 27 Desember 2019

Ditulis oleh Tim MURI

Stasiun Pertama yang Menggunakan Panel Surya sebagai Tenaga Listrik