Atraksi Fahombo (Lompat Batu) Peserta Terbanyak

Diposting Pada 14 September 2019

Disusun oleh Tim Muri

Pembukaan Nias Sail 2019 di Dermaga Baru Pelabuhan Teluk Dalam Nias Selatan menampilkan atraksi budaya suku Nias, yakni fahombo yang lebih dikenal dengan lompat batu oleh 100 peserta.

Fahombo merupakan olahraga tradisional Nias yang sebelumnya merupakan ritual pendewasaan bagi pria Suku Nias Selatan.

Sejak berusia 7 tahun, anak laki-laki sudah berlatih untuk melompati tali. Dengan peningkatan ketinggian seiring dengan bertambahnya usia, pada saatnya si anak akan ditingkatkan melompati tumpukan batu yang berbentuk piramida dengan permukaan atas datar dengan tinggi sekitar 2 meter.

Ketangkasan melompat tersebut awalnya sebagai prasyarat bagi para prajurit untuk bisa bertarung di medan perang memasuki benteng pertahanan musuh yang diwariskan dari generasi ke generasi dari ayah pada anak laki-lakinya. Masyarakat setempat mempercayai bahwa selain dengan latihan keras, kemampuan melompati batu tersebut juga melibatkan unsur magis dari roh nenek moyang untuk mampu melompati batu dengan sempurna.

Kementerian Hukum dan HAM telah menetapkan fahombo sebagai Kekayaan Intelektual Komunal (KIK) Indonesia dengan Surat Pencatatan Inventarisasi Kekayaan Intelektual Komunal Ekspresi Budaya Tradisional.

Share :