Memasak Nasi Liwet oleh Santri Terbanyak

Diposting Pada 02 April 2018

Disusun oleh Tim Muri

Pondok pesantren Syaichona Moh.Cholil Bangkalan didirikan oleh maha guru para kyai pondok pesantren Nusantara Syaichona yaitu KH. Moh. Cholil bin KH. Abdul Lathif pada tahun 1861.

Telah banyak tokoh nasional yang terlahir dari Ponpes Syaichona. Para alumni bisa menjadi kekuatan yang sangat besar jika dikoordinasikan dengan baik dan terstruktur. untuk itu diselenggarakan Musyawarah Besar Alumni dan Simpatisan Syaichona Moh. Cholil.

Salah satu kegiatan yang diadakan adalah memasak nasi liwet yang diikuti 2.028 peserta dari alumni santri Syaichona dari seluruh Nusantara bahkan ada juga dari Malaysia dan Arab Saudi.

Nasi liwet yang disajikan menghabiskan 1 ton beras serta ratusan kilogram telur, tahu, tempe, terung, dan sambal tomat. Cara memasaknya pun sederhana ala santri dengan menggunakan peralatan tradisional berupa tungku dan kayu bakar.

Dengan kegiatan tersebut selain sebagai ajang reuni dan silaturahmi dan menyampaikan kepada masyarakat luas tentang tradisi dan budaya sederhana serta penuh kekeluargaan para santri, sehingga mampu mengangkat eksistensi dan peran santri di tengah-tengah masyarakat.

Share :