Penutup kepala menjadi lambang ketaatan orang-orang Minang pada adat istiadat di kehidupan mereka. Fungsi deta bagi kaum laki-laki di Minang tidak hanya sekedar untuk menutupi kepala saja, namun juga berguna untuk menunjukkan kewibawaan dan kehormatan seorang laki-laki. Dahulu, kaum laki-laki di Minangkabau tidak akan merasa lengkap apabila tidak memakai deta di kepalanya.
Tikuluak adalah penutup kepala wanita, bentuknya yang menyerupai tanduk. Jenis penutup kepala ini terbuat dari kain Songket yang dibentuk selendang panjang, kemudian dibentuk menyerupai tanduk dengan dua sisi kiri dan kanan berbentuk lancip seperti tanduk kerbau.
Dalam rangka penobatan Ibu Mufidah Jusuf Kalla sebagai Ibu Songket Sumatera Barat, sebanyak 17.319 Civitas Akademika Universitas Negeri Padang (UNP)bersatu padu menghadiri kegiatan tersebut dengan mengenakan deta dan tikuluak yang berbahan songket, sekaligus menjadi peran UNP dalam menjaga kelestarian budaya Minangkabau.
Share :


