Mengenakan Busana Batik Shibori Peserta Terbanyak

Diposting Pada 21 December 2019

Disusun oleh Tim Muri

 Shibori adalah teknik pewarnaan kain asal Jepang yang dikenal sejak 600 tahun lalu dengan teknik ikatan dan celupan.

Batik shibori khas Trenggalek lahir dari perkumpulan ibu pelaku UMKM yang bernama Trenggalih.

Teknik pewarnaan shibori menggunakan pewarna alam seperti secang, jalawe, indigo, daun mangga, dan mahoni maupun sintetis seperti indigosol, naftol dan remasol.

Dalam upaya mempromosikan dan meningkatkan kecintaan terhadap produk UMKM Kabupaten Trenggalek serta puncak perayaan Hari Ibu, Ketua Dekranasda yang juga pemrakarsa shibori Trenggalek mengajak masyarakat untuk lebih mengenal kain shibori dengan corak atau motif khas Trenggalek.

Sebanyak 7.575 peserta yang meliputi masyarakat serta ASN guru dan pemerintah menarikan "Monggo Tindak Trenggalek" dengan berpakaian shibori dan batik yang bercorak khas Trenggalek di alun-alun.

Share :