Pembuatan Jamban Berkelanjutan Terbanyak

Diposting Pada 15 October 2019

Disusun oleh Tim Muri

Gerakan membangun jamban diinspirasi oleh pengalaman seorang dokter yang praktik di Pekalongan akibat banyaknya pasien yang harus dirawat karena kasus diare dan tipus yang disebabkan karena makanan dan minuman yang terkontaminasi bakteri kotoran dengan masih adanya kebiasaan buang air besar di sungai dan kebun.

Dari kasus tersebut menginspirasinya untuk membangun jamban secara bersama dalam suatu wilayah untuk memutus mata rantai penularan.

Diawali 2011 bekerjasama dengan Alumni Universitas Diponegoro yang membangun jamban di 1 kelurahan dengan 250 keluarga dan dilanjutkan 2014 bersama Kodam IV dengan 1.500 unit. Bersama Kodam IV dan Pemerintah Kota Semarang pada tahun 2015 membangun 3.665 unit di 4 kecamatan di Semarang.

Untuk cakupan wilayah lebih luas di seluruh Indonesia, gerakan pembangunan jamban massal dilakukan bersamaTNI Angkatan Darat dan dimasukkan bagian dari program TMMD-Tentara Manunggal Membangun Desa yang diresmikan Kasad di Sidoarjo Jatim tanggal 18 September 2015. Sejak diresmikan, telah diselesaikan 1.037.674 unit jamban dalam kurun waktu 4 tahun.

Share :