Penemu Marker DNA pada Gen SCD Ayam

Diposting Pada 06 August 2020

Disusun oleh Tim Muri

Komposisi asam lemak dalam daging sangat penting karena dianggap berimplikasi pada kesehatan manusia. Daging ayam diyakini memiliki asam lemak tidak jenuh yang lebih tinggi dibanding daging sapi maupun daging babi.

Salah satu cara untuk memproduksi dan memilih ayam yang memiliki komposisi asam lemak yang diinginkan adalah dengan menggunakan metode seleksi molekuler (marker-assisted selection).

Penanda DNA dapat digunakan sebagai salah satu alat untuk menyeleksi ayam yang memiliki asam lemak yang diinginkan tersebut dengan menentukan penanda DNA (DNA marker) dari suatu gen yang berperan dalam metabolisme asam lemak.

Salah satu gen yang mengatur metabolisme lemak adalah gen Stearoyl-CoA Desaturase atau SCD. Gen SCD sudah dibuktikan mempunyai peran dalam proses metabolisme asam lemak dan penanda DNA dari gen ini sudah terbukti dapat dipakai sebagai alat untuk menyeleksi sapi dan babi.

Namun demikian, penanda DNA dari gen SCD belum pernah dibuktikan perannya terhadap asam lemak yang terkandung pada ayam. Telah dilakukan serangkaian penelitian untuk menemukan penanda DNA yang memiliki peran dan berasosiasi dalam komposisi asam lemak pada ayam broiler.

Penanda DNA yang diberi kode g 3728>G SNP telah dipatenkan di Lembaga Paten Korea oleh tim peneliti yang terdiri dari 3 dari Korea dan 1 dari Indonesia.

 

Share :