Penggunaan Aplikasi Deteksi Dini Serangan Jantung oleh Peserta dengan Riwayat Jantung Terbanyak

Diposting Pada 04 October 2020

Disusun oleh Tim Muri

Penyakit kardiovaskular merupakan penyakit dengan angka prevalensi yang tinggi di Indonesia.

Berupaya untuk membantu pasien mendapatkan bantuan fasilitas kesehatan yang murah praktis, Program Studi PPDS Ilmu Penyakit Jantung dan Pembuluh Darah Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya membuat aplikasi deteksi dini serangan jantung dengan menggunakan ponsel pintar.

Kegiatan yang didedikasikan menyambut Hari Jantung Sedunia pada 29 September melibatkan lebih dari 50 dokter spesialis jantung dan pembuluh darah, dokter umum serta Jejaring Komunitas Kardiovaskular dari Malang Blitar, Lumajang, Pamekasan dan Kalimantan Barat.

Program aplikasi yang telah digunakan oleh 917 peserta diharapkan dapat meningkatkan upaya preventif, promotif dan rehabilitiatif terhadap pasien penyakit kardiovaskular sehingga mampu menurunkan angka rehospitalisasi dan mortalitas pada penderita.

Share :