Sekolah Catur Utut Adianto (SCUA) yang didirikan pada 1 Juli 1993 awalnya bernama Sekolah Catur Enerpac (SCE). Ide pendirian datang dari empat orang yang menaruh perhatian besar terhadap perkembangan catur nasional, yaitu Machnan R. Kamaluddin, Eka Putra Wirya, Utut Adianto, dan Kristianus Liem.
Lokasi pertama SCE adalah di Roxy Mas Jakarta kemudian dipindahkan ke Bekasi pada tanggal 1 Februari 1999. Di waktu yang sama, nama sekolah diubah menjadi Sekolah Catur Utut Adianto (SCUA) untuk meningkatkan daya tarik dan pengenalan publik melalui nama Grand Master Utut Adianto.
Seiring waktu, SCUA membuka beberapa cabang di kota-kota besar seperti Tangerang, Depok, Semarang, dan Yogyakarta melalui sistem lisensi.
Memiliki visi menjadi kontributor penting dalam pencapaian prestasi bangsa di bidang olahraga dan pendidikan melalui catur. Mencetak pecatur kelas dunia, dengan misi membangun kecerdasan intelektual dan mental anak Indonesia lewat catur, menyediakan fasilitas, pelatihan, dan pengalaman pertandingan yang memadai.
Beberapa pemain catur yang lahir dari atau dibina di SCUA telah mencapai level tinggi, antara lain: GM Susanto Megaranto, GM Novendra Priasmoro, IM/WGM Irine Kharisma Sukandar, dan IM/WGM Medina Warda Aulia.
Share :


