Webinar Internasional dengan Disiplin Ilmu Terbanyak

Diposting Pada 13 October 2020

Disusun oleh Tim Muri

Mendukung visi internasionalisasi yang dicanangkan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), International Conference on Sustainable Innovation (ICoSI) menjadi wadah ilmuwan, dosen, dan para pakar menyampaikan ilmu dan pengalamannya di forum konferensi internasional. Situasi pandemi Covid-19 telah mengubah rencana awal penyelenggaraan ICoSI 2020 UMY yang awalnya dilaksanakan secara luring, berganti menjadi daring. ICoSI 2020 yang diselenggarakan secara daring membuat skema konferensi internasional melibatkan 1.300 peserta, 38 mitra dan 35 pembicara dari dalam dan luar negeri.

Konferensi ini juga menjalin kerja sama dengan IOPScience; Institute of Electrical and Electronics Engineers (IEEE), Energy, Engineering and Enviromental Science (IEEES), Atlantis Press, dan Web of Science. Selain itu, ICoSI 2020 menjalin kerjasama dengan jurnal internasional yang terindeks Scopus.

ICoSI 2020 melibatkan 14 disiplin ilmu yang di antaranya adalah ilmu farmasi melalui ICPU (2nd International Conference on Pharmaceutical Updates, ilmu manajemen melalui ICOMS (6th International Conference on Management Sciences), ilmu hukum melalui ICLAS (9th International Conference on Law and Society), ilmu kedokteran dan kesehatan melalui ICMHS (4th International Conference Medical and Health Sciences), ilmu akuntansi dan keuangan melalui ICAF (6th International Conference for Accounting and Finance), ilmu pendidikan dan bahasa melalui ILEC (2nd International Language and Education Conference), ilmu keperawatan melalui ICONURS (2nd International Conference on Nursing), ilmu teknologi informasi, teknik mesin, dan elektro melalui ICITAMEE (International Conference on Information Technology, Advanced Mechanical and Electrical Engineering), ilmu agribisnis melalui IConARD (2nd International Conference of Agribusiness and Rural Development), ilmu sosial melalui ICONPO (10th International Conference on Public Organization), ilmu kemanusiaan dan keagamaan melalui ISHERSS (2nd International Symposium on Social Humanities Education and Religious Sciences), ilmu kedokteran gigi melalui DREAM (5th Dental Research and Exhibition Meeting (DREAM), ilmu administrasi rumah sakit melalui ICHA (International Conference on Hospital Administration), serta ilmu agribisnis berkelanjutan melalui ICoSA (3rd International Conference on Sustainable Agriculture).

UMY tidak hanya menjadi tuan rumah penyelenggara konferensi internasional ini, namun juga melibatkan dosen untuk berani menampilkan hasil karyanya. Hadirnya ICoSI telah mendorong melonjaknya jurnal-jurnal UMY yang terindeks Scopus yang sangat bermanfaat bagi pemeringkatan kampus baik skala nasional maupun internasional.

Share :