Berbusana Teluk Belanga Terbanyak

Diposting Pada 08 November 2018

Disusun oleh Tim Muri

Festival Seni Budaya Melayu ke-12 sekabupaten Kalimantan Barat diselenggarakan oleh Majelis Adat Budaya Melayu Sekadau sebagai tuan rumah yang dibuka dengan karnaval oleh kontingen 3.507 peserta berbusana teluk belanga mewakili kabupaten serta komunitas.

Teluk belanga adalah model busana pria Melayu yang dekat dengan khazanah Islami dan mengandung nilai-nilai keislaman di balik penggunaan kancing yang telah baku. Sepotong baju dapat memilih menggunakan satu kancing atau tulang belut, tiga atau lima yang ketiganya mengandung muatan filosofi masing-masing.

Pemakaian teluk belanga secara resmi dimulai pada tahun 1866 ketika Sultan Abubakar dari Johor merayakan perpindahan ibu kota kesultanan dari Teluk Belanga di Singapura ke Johor Bahru di Malaysia.

Busana Teluk Belanga yang biasanya dipakai sebagai pakaian harian formal seperti beribadah, pertemuan dan sebagai pakaian adat, bahkan di Semenanjung menjadi busana resmi kenegaraan yang dipadukan dengan kain songket hitam bersulam benang emas.

Share :