Deteksi Dini Skoliosis kepada Pelajar Terbanyak

Diposting Pada 23 March 2018

Disusun oleh Tim Muri

Skoliosis merupakan sebuah kondisi tulang belakang tumbuh secara tidak normal, yakni melengkung ke samping atau pembengkokan tulang belakang 3 dimensi. Umumnya penyakit ini lebih sering menyerang anak-anak yang akan memasuki usia pubertas di kisaran 10-15 tahun.

Minimnya pengetahuan soal bahaya skoliosis membuat banyak orang kurang memperhatikan penyakit ini, padahal apabila dibiarkan akan mengganggu organ-organ vital lain seperti jantung dan paru-paru hingga menyebabkan kematian.

Sebagai bentuk kontribusi, Rumah Sakit Ortopedi Prof. Dr. R. Soeharso Surakarta mengadakan kegiatan deteksi dini secara massal kepada pelajar SMP se-karesidenan Surakarta yang melibatkan 24 SMP dengan 1.158 pelajar. 92 siswa dinyatakan positif yang terdiri dari 80 siswi dan 12 siswa.

Deteksi dini skoliosis hadir untuk mengedukasi dan memberikan penanganan lebih awal sebagai pencegahan kecacatan dan kelainan tulang untuk generasi muda.

Share :