Sajian Apem Terbanyak

Diposting Pada 03 May 2019

Disusun oleh Tim Muri

Dalam rangka Megengan Kubro dan peluncuran Sparkling Ramadhan 1440 H, Gubernur Jawa Timur, Wali Kota Surabaya dan Badan Pengelola Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya menyiapkan 21.300 apem. Proses penyajian 82 tampah dengan masing-masing 250 buah apem dan gunungan berisi 800 apem melibatkan 84 jamaah masjid.

Masyarakat Nusantara terutama Jawa mengenal tradisi megengan yang diperingati pada bulan Syakban atau Ruwah. Megengan berasal dari bahasa Jawa megeng yang berarti menahan diri yang melambangkan menahan diri dari hawa nafsu menyambut bulan Ramadan di bulan berikutnya.

Nama kue apem berasal dari resapan bahasa Arab, yakni afuan atau afuwwun yang berarti ampunan. Dalam filosofi Jawa, kue apem merupakan simbol permohonan ampun atas berbagai kesalahan.

Untuk melestarikan tradisi, biasanya masyarakat Jawa menyambut bulan suci Ramadan dengan membawa kue apem ke musala atau masjid untuk dibagi kepada jamaah lain sebagai sarana rasa syukur terhadap rezeki yang telah didapat.

Share :